• Sabtu, 18 September 2021

PTM Hari Pertama Kota Bandung, Siswa Masih Perlu Adaptasi dengan Tenaga Pengajar

- Rabu, 8 September 2021 | 15:46 WIB
PTM Kota Bandung
PTM Kota Bandung

BANDUNG, GE - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas hari pertama di kota Bandung membuat sejumlah siswa terlihat canggung dan perlu adaptasi dengan tenaga pengajar (guru). Hal ini terlihat saat melakukan pantauan hari pertama PTM terbatas di SMP-SMA PGII dan SD Ar Rafi.

Salah satu guru di SMP PGII, Egi Arif Rahman bahkan harus melakukan harus melakukan ice breaking untuk mencairkan suasaana agar tak terlihat tegang dan canggung.

"Kesulitan hari pertama ini mengkondisikan anak, karena yang di kelas dengan yang di rumah pasti berbeda dari kesiapan dan yang lainnya. anak yang baru masuk sekarang saya juga kaget. Mereka kaku karena sudah lama (tidak bertemu) mungkin yah? Yang biasanya aktif itu kaku," ungkapnya.

Egi mengaku setelah sekitar 30 menit mulai terbiasa lagi.

Baca Juga: Vaksinasi di Kota Bandung Hampir Capai Target, Herd Immunity Segera Terbentuk

Guru yang mengajar Pelajaran Bahasa Indonesia tersebut menyebutkan saat PTM terbatas ini para guru harus lebih interaktif saat memberikan pelajaran. Ia pun menerapkan metode enjoyfull learning agar anak-anak yang berada di kelasnya bisa merasa nyaman.

"Kalau di google classroom yang daring, mereka masih oke saja. Nah yang tadi baru masuk sepertinya memang agak kaget. (Saat di kelas) kita pakai layar komputer agar yang di rumah juga bisa melihat ke saya, jadi yang di kelas dan di rumah ada eye contact," imbuhnya.

Salah seorang siswa SMP PGII, Azka Saniy juga mengakui hal tersebut. Namun saat mengikuti PTM ia merasa bisa lebih menangkap pelajaran dari guru.

Azka yang saat ini berada di kelas 9, sebelumnya mengikuti PTM terakhir saat kelas 7.

Halaman:

Editor: Mohamad Kustandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disiplin Prokes, PTMT Kota Bandung Berjalan Optimal

Jumat, 17 September 2021 | 22:20 WIB
X