• Sabtu, 18 September 2021

Universitas Persis Gelar KKN 2021 Secara Daring, Berikan Solusi Masalah Pendidikan

- Sabtu, 11 September 2021 | 15:44 WIB
Pembukaan KKN Daring 2021 Universitas Persis (Chanel Persis Jabar)
Pembukaan KKN Daring 2021 Universitas Persis (Chanel Persis Jabar)

BANDUNG, GE - Dalam situasi masih dalam adaptasi di masa pandemi Covid-19 disertai Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Universitas Persatuan Islam (Persis) kembali menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara daring di tahun 2021 ini.

Tak seperti tahun sebelumnya, pada KKN Daring kali ini para mahasiswa ditugaskan untuk mengabdi di daerahnya masing-masing secara individual namun tetap bisa melakukan kegiatan-kegiatan kolektif secara virtual, dengan begitu protokol kesehatan dapat dijaga dengan baik.

Dalam KKN Daring ini, selain mahasiswa ditantang untuk mengabdi di daerahnya masing-masing, para mahasiswa diharuskan melakukan penelitian singkat selama proses KKN untuk menemukan masalah-masalah pendidikan dan memberikan solusi terbaiknya, kemudian menuliskannya dalam bentuk artikel. Semoga melalui hal ini bisa menjadi kontribusi pemikiran dan ikhtiar memberi solusi melalui pendekatan ilmiah dan intelektual, bukti bahwa mahasiswa sebagai insan akademis.

Dalam keterangan resminya yang diterima Sabtu (11/9/2021), pembukaan atau pelepasan mahasiswa KKN Daring 2021 Universitas Persis dilaksanakan pada tanggal 06 September 2021 secara hybride (offline dan online), dibantu tim Persis Jabar Channel melalui zoom meeting. Agenda ini dibuka secara resmi oleh rektor Universitas Persis, Prof. Dr. KH. M. Abdurrahman, MA., serta mendapat pengarahan dan motivasi dari Wakil Rektor, Dr. Ihsan Setiadi Latief, M.Si. Tema KKN Daring tahun ini masih tentang pendidikan, terutama menyoroti masalah-masalah pendidikan di era pandemi ini.

Baca Juga: Kuliah Ta'aruf, Ketum IKA STAI Persis Bandung Berikan Motivasi Bagi Mahasiswa Baru

Ihsan Setiadi Latief menegaskan bahwa mahasiswa harus pro aktif, jangan menjadi menara gading di tengah-tengah masyarakat, harus dirasakan kehadirannya.

“Ada format baru di KKN kali ini karena dilakukan di tempat masing-masing, bisakah anda menjadi problem solver di tempat anda sendiri? Anda harus menjembatani kepentingan masyarakat juga sebagai problem solver, KKN di tempat masing-masing memiliki tantangan tersendiri, apakah akan memberi manfaat atau sama saja tidak ada perubahan, ini tantangan bagi anda semua, karena anda harus menghadirkan suasana baru bagi masyarakat, melakukan transformasi dan berkontribusi," tegasnya.

Ihsan Setiadi Latief mengingatkan ini tantangan besar bahwa seluruh mahasiswa harus cepat beradaptasi dan melakukan perubahan, sebab ia menilai tidak ada alasan untuk tidak berubah (adaptasi), karena yang bisa beradaptasi yang bisa menjadi pemenang.

Baca Juga: Cegah Varian MU Masuk Indonesia, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Halaman:

Editor: Zaenal Ihsan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disiplin Prokes, PTMT Kota Bandung Berjalan Optimal

Jumat, 17 September 2021 | 22:20 WIB
X