• Senin, 29 November 2021

Pelabelan Peringatan BPA Upaya Lindungi Kesehatan Anak Indonesia.

- Kamis, 25 November 2021 | 06:23 WIB

GELIATEKONOMI, JAKARTA -- KETUA Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, protes keras atas ungkapan yang menyatakan bahwa Sertifikasi BPA terhadap kemasan plastik yang mengandung Bisphenol A (BPA) akan menganggu Industri AMDK secara keseluruhan. 

Arist menangkap pernyataan itu jelas tidak mementingkan kesehatan masyarakat. Terutama bagi bayi, balita dan janin pada ibu hamil. 

'Bayi, balita, janin dan anak - anak merupakan kelompok usia rentan. Mereka belum memiliki sistem detok yang bagus di dalam tubuh,' papar Arist Merdeka Sirait, kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 23 November 2021.

Baca Juga: Setelah Terkumpulnya Dana Dari Para Agnia, Renovasi Mesjid Mulai Dikerjakan.

Lebih menyakitkan, lanjut Arist, pernyataan itu diungkapkan pejabat Kemenperin dan bertepatan dengan 32 tahun konvensi PBB hak anak. Di mana ada 10 hak anak. Salah satunya hak untuk hidup sehat. 

Setiap 20 November kita peringati hari konvensi hak anak dunia. Pada saat itu di tahun 1989, PBB mengamanatkan konvensi hak anak. Bahwa anak - anak itu memiliki 10 hak dasar yang harus diperhatikan,' ujarnya.

Arist memaparkan konvensi hak anak, ada poin nomer 3 hak untuk memperoleh perlindungan. Poin nomer 4 hak memperolah makanan (makanan sehat tentunya) dan hak atas kesehatan tubuh yang sehat akan membuat anak berkembang optimal. 

Baca Juga: HUT Ke 25 Tahun Grup Band Jamrud Gelar Konser Virtual.

Jika dicerna, lata Arist lagi, pernyataan Kemenperin itu melanggar 3 poin konvensi hak dasar anak. Anak harus mendapat makanan dan minuman yang sehat. Hal ini jelas melanggar hak anak akan hidup sehat dan perlindungan kesehatan dari negara. 

Halaman:

Editor: Herry Kusraeli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut 7 Tips Menurunkan Kolesterol Tinggi

Selasa, 2 November 2021 | 14:35 WIB

Rasulullah SAW Menganjurkan Tidur Seperti Ini

Selasa, 2 November 2021 | 14:24 WIB
X