• Sabtu, 18 September 2021

Pertama di Jabar Kawasan Ekonomi Khusus Lido World Garden Bogor

- Rabu, 8 September 2021 | 17:26 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  dan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo  peletakan batu Lido City
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo peletakan batu Lido City

 

BOGOR,GE — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyaksikan penyerahan salinan Peraturan Pemerintah Nomor 69 tahun 2021 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Lido dari Pemerintah Pusat ke pihak MNC Lido City selaku pengembang.

Gubernur melihat peletakan batu pertama Lido World Garden yang jadi salah satu kawasan wisata KEK Lido. Dengan penyerahan PP dan peletakan batu pertama, Lido resmi dipublikasikan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) dan yang pertama di Jawa Barat.

Ridwan Kamil berharap KEK Lido dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan wilayah Jabar bagian selatan. “Dengan adanya MNC Lido City ini maka kawasan Jabar selatan yang selama ini tertinggal itu akan naik kelas menjadi setara,” ujar  Ridwan Kamil usai acara, Rabu (8/9/2021).

Berlokasi di perbatasan Bogor-Sukabumi, kami akan melihat 10-20 tahun maka Jabar selatan yang selama ini tertinggal akan terangkat karena lapangan pekerjaan bisa dari 30-60 ribu yang saya titipkan ke wilayah di daerah ini,” tuturnya.

Gubernur mengatakan nantinya MNC Lido City akan dijadikan model untuk peningkatan ekonomi dengan semangat yang akan ditonjolkan yakni Jabar provinsi yang amat ramah kepada investor. Apalagi, kata dia, MNC Lido City ini memiliki kualitas berstandar internasional. Bahkan wisatawan asing pun setelah COVID-19 berpotensi besar berdatangan karena aksesibilitasnya memadai.

“Kami bahagia ini adalah KEK pertama di Jabar sehingga akan menjadi model lompatan-lompatan ekonomi yang kami akan tunjukkan bahwa Jabar sangat ramah terhadap investasi, infrastruktur juga sangat baik produktivitas manusianya juga paling tinggi,” kata Ridwan Kamil.

Selain aksesibilitas yang mudah dijangkau, sektor pariwisata pun akan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal. Kang Emil menjelaskan sebelum pandemi COVID-19 wisatawan yang berdatangan ke Jabar sekitar 50 juta per tahun.

Kang Emil pun menegaskan akan mendukung sepenuhnya proses pembangunan KEK MNC Lido yang lahir pada Februari 2021 melalui penandatanganan PP 59/2021 oleh Presiden Joko Widodo.  

“Kami dukung bahkan kami kawal proses KEK yang lahir di bulan Februari tahun ini dengan PP No 69 tahun 2021. Mudah-mudahan tahun depan setelah groundbreaking ini salah satu dari berbagai tahap bisa kita nikmati,” harap kang Emil.

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Terkini

Vaksin 'Door To Door', Perlu Didukung Semua Pihak.

Jumat, 17 September 2021 | 17:18 WIB

Go Digital, UMKM Harus Siap Lonjakan Permintaan

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Ubi Jalar Jabar Tembus Pasar Singapura

Kamis, 16 September 2021 | 20:45 WIB

Menkeu Sri Mulyani Edukasi Generasi Muda Kenal APBN

Senin, 13 September 2021 | 12:32 WIB

Ekonomi Mulai Membaik, Pemprov Jabar Harus Bantu UMKM

Rabu, 8 September 2021 | 20:20 WIB
X