• Sabtu, 18 September 2021

Jabar Miliki Potensi Besar untuk Kembangkan Industri Digital

- Minggu, 12 September 2021 | 15:58 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Setiaji (foto; Dok)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Setiaji (foto; Dok)

BANDUNG,GE--Jawa Barat memiliki potensi yang cukup besar dalam upaya untuk meningkatkan industri digital. Selain jumlah penduduk yang mencapai 50 juta orang juga potensi alamnya yang sangat beragam untuk terus dikembangkan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji mengatakan,“Bicara potensi Jawa Barat, pertama berbatasan dengan Ibu Kota Negara, penduduknya paling banyak sekitar 50 juta, tersebar di pegunungan, hutan, pantai, persawahan,” ujar Setiaji dalam Roadshow Gerakan Nasional 1.000 Starup Digital Institut Teknologi Bandung yang dilakukan secara daring.

Menurut Setiaji, dengan jumlah desa yang mencapai 5.312 dan 600 lebih kelurahan, Jawa Barat saat ini fokus mengembangkan teknologi inklusif yang artinya bukan hanya diakses masyarakat kota tapi masyarakat desa,ungkapnya dalam rilis yang diterima GE, Ahad 12 September 2021.

Potensi industri digital di Indonesia memang tidak dapat dipandang sebelah mata. Saat ini ada sekitar 202,6 juta pengguna internet dan 98,2 persen merupakan pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia. 

Lebih lanjut dikatakannya,penetrasi internet yang besar modal besar bagi Indonesia untuk mengembangkan e-commerce dan bisnis berbasis teknologi digital di Tanah Air.

Volume bisnis e-commerce di Indonesia diprediksi akan mencapai USD 124 miliar di tahun 2025. Di sisi lain, salah satu faktor pendukung yang menentukan kemajuan sebuah negara adalah jumlah entrepreneur. Pada 2018 tercatat jumlah entrepreneur di Indonesia baru mencapai 3,1 persen dari total penduduk.

“Bagaimana teknologi bisa meningkatkan taraf hidup mereka yang ada di desa. Kami punya program desa digital, yang kami kemas ke dalam tematik pertanian, pariwisata, peternakan, perikanan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lain-lain,” katanya. 

“Nah sekarang teman-teman bisa mengambil potensi di sana, karena menurut riset penduduk nanti akan banyak tinggal di kota. Kita punya keinginan bagaimana penduduk banyak tinggal di desa tetapi rezeki kota,” kata Setiaji. 

Setiaji menyatakan, dengan teknologi Jabar dapat menghadirkan apa yang sebelumnya sulit dilakukan. Ia mencontohkan masyarakat bisa bekerja di mana saja kapan saja. 

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Terkini

Vaksin 'Door To Door', Perlu Didukung Semua Pihak.

Jumat, 17 September 2021 | 17:18 WIB

Go Digital, UMKM Harus Siap Lonjakan Permintaan

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Ubi Jalar Jabar Tembus Pasar Singapura

Kamis, 16 September 2021 | 20:45 WIB

Menkeu Sri Mulyani Edukasi Generasi Muda Kenal APBN

Senin, 13 September 2021 | 12:32 WIB

Ekonomi Mulai Membaik, Pemprov Jabar Harus Bantu UMKM

Rabu, 8 September 2021 | 20:20 WIB
X