• Sabtu, 18 September 2021

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Urban, Pemkot Bandung Hadirkan Buruan SAE

- Selasa, 14 September 2021 | 10:58 WIB
Program Buruan SAE
Program Buruan SAE

BANDUNG, GE - Menyangkut soal pemenuhan kebutuhan makanan, konsep ketahanan pangan yang diinisiasi walikota Bandung, Oded M Danial ini memberikan dampak secara perekonomian. Setidaknya bisa mengurangi pengeluaran masyarakat untuk membeli bahan makanan.

Mengingat, 96 persen pasokan pangan bagi Kota Bandung berasal dari luar daerah. Tak pelak, ketika terjadi inflasi pun kerap ditimbulkan oleh sejumlah komoditas bahan pangan.

Oded pun mulai merealisasikan dengan menghadirkan program Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis) sebagai pengembangan dari konsep urban farming. Namun, Buruan SAE mengusung konten yang lebih komplit.

Baca Juga: Tinjau Apartemen Transit, Komisi IV Sebut Soal Buruh

Buruan SAE ini program Kota Bandung membangun ketahanan pangan. Karena Kota Bandung ketergantuangan pangan dari luar itu sangat besar, itu hampir 96 persen,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar.

Jika pada urban farming hanya fokus pada komoditas tertentu semisal sayuran semata, Buruan SAE ini terintegrasi dengan banyak unsur. Yakni turut meliputi tanaman obat, buah-buahan, olahan hasil, pembibitan dan hewan ternak baik ikan ataupun unggas.

Integrasi Buruan SAE tidak sebatas di komoditas saja, tetapi sekaligus menjadi pola pengelolaan sampah selaras dengan konsep Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah (Kang Pisman). Yakni memanfaatkan sampah organic sebagai kompos media tanam, pupuk, lalu mengembangkan sebagai pakan ternak.

Salah satu pengaplikasian konsep Buruan SAE ditunjukan dengan pembuatan Organic Tower Garden (OTG). Sebuah konsep pemanfaatan ember dan pipa bekas dirakit secara bertumpuk, dimana bagian atas sebagaai media tanam dan di paling bawah untuk pembudidayaan ikan lele.

Baca Juga: 10 ilmuwan Sunway University Masuk dalam Worlds Top Scientist

Sejak kali pertama digiatkan pada 2020 silam, hingga kini sudah ada 234 lokasi Buruan SAE yang tersebar di seluruh kelurahan.

Halaman:

Editor: Mohamad Kustandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksin 'Door To Door', Perlu Didukung Semua Pihak.

Jumat, 17 September 2021 | 17:18 WIB

Go Digital, UMKM Harus Siap Lonjakan Permintaan

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Ubi Jalar Jabar Tembus Pasar Singapura

Kamis, 16 September 2021 | 20:45 WIB

Menkeu Sri Mulyani Edukasi Generasi Muda Kenal APBN

Senin, 13 September 2021 | 12:32 WIB

Ekonomi Mulai Membaik, Pemprov Jabar Harus Bantu UMKM

Rabu, 8 September 2021 | 20:20 WIB
X