• Minggu, 24 Oktober 2021

Kemenparekraf Gandeng E-Commerce Kembangkan Stimulus BBI Dongkrak Omzet UMKM

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:17 WIB
Caption : Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam.(foto: dok kemenekraf)
Caption : Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam.(foto: dok kemenekraf)

JAKARTA,GE - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggandeng sejumlah perusahaan-perusahaan E-Commerce dalam rangka pelaksanaan Program Stimulus Bangga Buatan Indonesia (PSBBI) untuk mendongkrak omzet para pelaku UMKM.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam, dalam keterangannya, Jumat (8/10/2021), mengatakan program ini dilaksanakan sebagai upaya menggerakkan roda perekonomian para pelaku UMKM kreatif dengan memanfaatkan voucher yang bisa dipergunakan di platform-platform e-commerce. "Pandemi memberi dampak masif pada berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM Kreatif," kata Neil.

Neil menjelaskan, program ini dilaksanakan oleh Kemenparekraf/Baparekraf bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan, Polri, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Baca Juga: Ridwan Kamil : Minat Investasi Saham di Jabar Tinggi

Lewat program ini, para pelaku UMKM Kreatif akan memperoleh hingga 500 voucher dengan total nilai Rp 50 juta yang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu strategi dalam mendongkrak omzet mereka yang tengah menurun.

"Melalui program ini, pelaku UMKM kreatif dalam subsektor fesyen (termasuk kosmetik dan perawatan kulit), kriya, dan kuliner mendapatkan kesempatan untuk menjual produk terbaiknya dengan harga yang relatif lebih murah pada laman toko online mereka. Para pelaku UMKM kreatif juga dapat dengan leluasa menentukan alokasi voucher pada masing-masing e-commerce sesuai dengan taktik dagang mereka," kata Neil.

Neil menyampaikan, syarat bagi para pelaku UMKM yang tertarik mengikuti program yang dilaksanakan pada 5 Oktober hingga 30 November 2021 ini pun juga mudah. UMKM kreatif yang minat bergabung dapat segera mendaftar dan melengkapi dokumen yang diperlukan melalui laman stimulus-bbi.kemenparekraf.go.id.

Baca Juga: Jabar Optimalkan Bonus Demografi – Geografi – Edukasi

"Untuk menghindari adanya konflik kepentingan, maka ASN, anggota TNI dan POLRI, pegawai BUMN/BUMD yang masih aktif dilarang bergabung sebagai merchant. Pemerintah, khususnya Kemenparekraf/Baparekraf melalui program ini juga mendorong para pelaku UMKM kreatif untuk mendaftarkan merek dagang sebagai bentuk kepemilikan Kekayaan Intelektual yang menjadi ciri utama produk ekonomi kreatif," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usaha Rental Mobil di Bandung Mulai Bergairah

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 10:03 WIB

Jabar - Jateng Kembangkan UMKM di Kota Lama

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:44 WIB

Telkomsel Hadirkan Bisnis Bluebird Melalui B2B

Senin, 11 Oktober 2021 | 13:13 WIB
X