• Minggu, 24 Oktober 2021

OJK Dorong Pemulihan Ekonomi Melalui Vaksinasi Massal dan Pengembangan UMKM di Daerah

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 10:46 WIB
Caption : Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (tengah) saat menyerahkan bantuan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Matholiúl Anwar (MAWAR), Lamongan (Foto: Humas OJK)
Caption : Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (tengah) saat menyerahkan bantuan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Matholiúl Anwar (MAWAR), Lamongan (Foto: Humas OJK)

SURABAYA, GE - Otoritas Jasa Keuangan bersama Industri Jasa Keuangan terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi melalui gerakan vaksinasi massal Covid-19 dan pengembangan UMKM di daerah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso,bersama Self Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal menyelenggarakan rangkaian kegiatan bantuan sosial dan vaksinasi Covid 19 bagi masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Matholiúl Anwar (MAWAR), Lamongan, Jawa Timur. Kegiatan tersebut diselenggarakan masih dalam rangkaian peringatan HUT Ke-44 Pasar Modal Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso didampingi Direktur Utama PT KSEI, Uriep Budhi Prasetiyo, Direktur PT BEI Hasan Fawzi, serta Pimpinan Pondok Pesantren Matholiúl Anwar K.H. Ahmad Taufik melakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat Lamongan serta meninjau pelaksanaan vaksinasi di kompleks Pesantren Matholiúl Anwar.

Baca Juga: KASN Nobatkan Kementerian BUMN Capai Nilai Sistem Merit Terbaik

"OJK bersama industri jasa keuangan berkomitmen dalam mendukung target pemerintah mencapai herd immunity di masyarakat. Pada akhir Desember 2021, kami menargetkan vaksinasi untuk 10 juta penduduk," kata Wimboh.

Lebih lanjut Wimboh berharap dengan adanya percepatan distribusi vaksin dan penerapan protokol kesehatan, akan mendukung mobilitas masyarakat untuk dapat kembali beraktivitas sosial, keagamaan dan tentunya usaha perekonomian.

Selain pelaksanaan vaksinasi dan donor darah, dalam kegiatan itu juga dilakukan pemberian santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan periode pandemi COVID-19 sebesar Rp1,128 miliar dan pemberian bantuan alat kesehatan di Klinik Kesehatan Pesantren Matholiúl Anwar (MAWAR).

Baca Juga: Batik Mendunia, KBRI Canberra Gelar Seminar Batik sebagai Warisan Budaya Indonesia

Vaksinasi dilaksanakan sejak tanggal 5 - 8 Oktober 2021 dengan target peserta 3.000 orang ditujukan untuk kalangan Pondok Pesantren MAWAR dan masyarakat sekitar.(Red/**)

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usaha Rental Mobil di Bandung Mulai Bergairah

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 10:03 WIB

Jabar - Jateng Kembangkan UMKM di Kota Lama

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:44 WIB

Telkomsel Hadirkan Bisnis Bluebird Melalui B2B

Senin, 11 Oktober 2021 | 13:13 WIB
X