• Senin, 29 November 2021

Menperin : Kinerja Industri Otomotif Melaju di Tengah Hantaman Dampak Pandemi Covid-19

- Sabtu, 13 November 2021 | 19:51 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada pembukaan GAIKINDO Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, Tangerang, Banten.(foto dok kemenperin)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada pembukaan GAIKINDO Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, Tangerang, Banten.(foto dok kemenperin)

 

GELIAT EKONOMI,TANGERANG -- Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan,kinerja industri otomotif mampu melaju kencang di tengah hantaman dampak pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari pertumbuhan industri alat angkutan yang mencapai 27,84% pada triwulan III tahun 2021.

”Pertumbuhan dua digit ini dicetak oleh industri alat angkutan selama dua triwulan berturut-turut. Saya mengapresiasi sektor ini sangat kencang pertumbuhannya,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita pada pembukaan GAIKINDO Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Menperin juga menyebutkan, angka penjualan dari industri otomotif ikut melesat. Pada perode Januari-September 2021, penjualan ritel mencapai 600.344 unit atau meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 407.390 unit.

Baca Juga: Jabar - Inggris Jalin Kerja Sama Wadahi Startup Agar Go Internasional

”Kenaikan yang sangat besar ini mengindikasikan pemulihan ekonomi yang on the right track,” tegasnya. Industri otomotif mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional, sehingga menjadi sektor yang diprioritaskan pengembangannya sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

Potensi industri otomotif saat ini, didukung oleh 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dengan total nilai investasi telah mencapai Rp71,35 triliun. ”Jumlah kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun, menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38 ribu orang, dan lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai di sektor industri tersebut,” ungkap  Agus Gumiwang.

Di samping itu, Indonesia merupakan pasar terbesar produk otomotif di ASEAN. Hal ini menjadi peluang bagi pengembangan dan industrialisasi kendaraan bermotor, termasuk yang hemat energi dan ramah lingkungan sesuai dengan tren global yang sedang berkembang.

Baca Juga: Diplomasi Cendol Warnai Kunjungan Kerja Menlu Inggris ke Kota Bogor

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jabar Tertinggi Realisasi Investasi di Indonesia

Rabu, 24 November 2021 | 19:12 WIB

Peningkatan Peran Bank Syariah melalui SDM Unggul

Selasa, 9 November 2021 | 21:27 WIB

Sertifikasi SNI Tingkatkan Nilai Jual UMKM

Rabu, 3 November 2021 | 19:50 WIB

Model Usaha Ekonomi Kreatif Berbasis Start Up.

Jumat, 29 Oktober 2021 | 11:54 WIB
X