• Sabtu, 18 September 2021

BOR Jabar Sudah Satu Digit ,Gubernur Ingatkan Prokes dan Aplikasi PeduliLindungi

- Selasa, 14 September 2021 | 19:56 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil acara konferensi pers perihal penanganan COVID-19  Jabar yang dilakukan virtual di Kota Bandung (Foto:Dok Humas)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil acara konferensi pers perihal penanganan COVID-19 Jabar yang dilakukan virtual di Kota Bandung (Foto:Dok Humas)

BANDUNG,GE – Tingkat keterisian kamar tempat tidur rumah sakit atau bed occupacny rate (BOR) Jabar untuk pertama kali berada di angka satu digit.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil BOR Jabar kini di angka 9,3 persen. Trennya terus turun sejak Juli 2021 yang pernah menyentuh angka di atas 90 persen. Sementara ketentuan WHO angka BOR maksimal 60 persen.

"Jadi ini pertama kalinya BOR rumah sakit kita berada di satu digit. Syukur alhamdulillah mudah-mudahan kita dapat mempertahankan," ujar idwan Kamil dalam acara konferensi pers secara virtual di Kota Bandung, Selasa (14/9/2021).

Pemerintah Pusat telah mengumumkan perpanjangan PPKM level 13 - 20 September 2021. Sebanyak 11 daerah di Jabar berada di level 2, sebanyak 14 daerah level 3, dan dua daerah level 4 yakni Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cirebon.

Baca Juga: Setiawan Sekda Jabar Tekankan Pentingnya Kolaborasi Atasi Masalah Kesehatan Masyarakat

Namun meski level 4 tapi di Purwakarta dan Cirebon sebetulnya tidak ada penambahan jumlah kasus. Data- data ini sedang disinkronisasi. Pemda Provinsi Jabar memfasilitasi komunikasi antara dua pemda tersebut dengan Pemerintah Pusat.

“Jadi kesimpulannya bukan ada kenaikan kasus, tapi lebih kepada update data lama yang baru berhasil disinkronisasi dengan Pemerintah Pusat," jelas pria yang kerap disapa Kang Emil.

"Secara reguler bukan di PPKM level 4 tapi data-data yang dibaca ada tambahan kasus masa lalu. Itu sedang dikomunikasikan dengan Pemerintah Pusat difasilitasi oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat," tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan data bersatu lawan COVID-19 per 13 September 2021, kasus aktif di Jabar menurun sebesar 502 menjadi 6.945 orang. Sedangkan tingkat kesembuhan meningkat 705 orang menjadi 677.460. Angka kematian bertambah tujuh orang.

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Terkini

Sinergi Jabar-Bali Bahu-membahu Pulihkan UMKM

Sabtu, 18 September 2021 | 10:49 WIB

BPSDM Jabar Harus Bentuk ASN Yang Mendukung Pemprov

Senin, 13 September 2021 | 19:05 WIB

Bisnis E-Commerce diprediksi Capai USD 124 Miliar

Senin, 13 September 2021 | 13:52 WIB
X