• Minggu, 24 Oktober 2021

Program Mang Udin dan Bi Eha Kota Bandung Masuk Top 45 Inovasi Jabar

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 23:44 WIB
Kepala Disdukcapil Kota Bandung
Kepala Disdukcapil Kota Bandung

BANDUNG, GE - Program layanan Bi eha (Bisa Euy Hebat) dan Mang Udin (mangga Urus Dokumen Identitas Kependudukanna) yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung kembali menorehkan prestasi dalam pemberian pelayanan publik kepada masyarakat.
 
Berdasarkan surat Sekda Provinsi Jawa Barat nomor 5588/HM.06/Org tanggal 28 September 2021 hal Finalis TOP Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Barat (KIJB). Layanan dari Disdukcapil Kota Bandung itu meraih TOP 45 KIJB tahun 2021.

“Inovasi ini akan kembali dipresentasikan pada hari Rabu (13/10/2021) untuk mendapatkan kesempatan  meraih TOP 10 KIJB tahu 2021,” tutur Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Tatang Muchtar pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa 12 Oktober 2021.

Baca Juga: Upaya Menambah Faskes, Pemkot Bandung Dukung Reaktivasi RS Sukapura

Tatang mengatakan, program tersebut memberikan pelayanan jemput bola bagi para lansia, penyandang disabilitas maupun ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) serta penduduk yang sedang sakit. Adapun pelayanan berupa perekaman e-KTP, pencetakan akta kelahiran serta translasi akta kelahiran bagi penyandang tuna netra.

“Diharapakan hak terhadap kepemilikan dokumen kependudukan ini bisa terpenuhi,” tuturnya.

Ia menuturkan, Bi Eha dan Mang Udin memanfaatkan mobil pelayanan  yang sudah tersedia untuk kemudian dilengkapi peralatan perekaman e-KTP portable.

“Ini akan terus dilakukan sebagai layanan mengingat, hak kependudukan lansia, penyandang disabilitas terhadap administrasi kependudukan dan layanan publik lainnya harus dipenuhi,” tuturnya.

Baca Juga: Pak Tino Sidin Sang Pelukis Legendaris Itu, Ternyata Seorang Pejuang Kemerdekaan

“Disdukcapil Kota Bandung sudah mendapatkan 9 penghargaan yang diraih dan masih ada yang berproses di tahun ini. Seperti Kemenpan pelayanan prima, kemudian kita juga sedang pertahankan wilayah bebas korupsi bisa masuk WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani),” tuturnya.

Saat ini Disdukcapil pun berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Penanganan Kemiskinan Kota Bandung (Dinsosnangkis).

Halaman:

Editor: Mohamad Kustandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Para Kepala Desa, Harus Saling Berkoordinasi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:18 WIB

PD Kebersihan Kota Bandung Resmi Dilikuidasi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:41 WIB

Wujud Bela Negara Menurut Walikota Bandung

Senin, 11 Oktober 2021 | 22:14 WIB
X