• Selasa, 30 November 2021

Pertahankan Opini WTP, Kemenperin Junjung Pakta Integritas

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:56 WIB
Caption : Inspektur Jenderal Kemenperin Masrokhan saat melakukan kunjungan kerja di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/10/2021).(foto : Kemenperin)
Caption : Inspektur Jenderal Kemenperin Masrokhan saat melakukan kunjungan kerja di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/10/2021).(foto : Kemenperin)

MEDAN, GE -- Kementerian Perindustrian mengimbau jajarannya untuk selalu menjunjung pakta integritas pada masing-masing satuan kerja, agar mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hingga saat ini, Kemenperin telah menerima opini WTP sebanyak 13 kali berturut-turut sejak tahun 2008.

“Penghargaan tersebut didapat atas penilaian profesional, akuntabel serta transparan dalam pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN),” kata Inspektur Jenderal Kemenperin Masrokhan saat melakukan kunjungan kerja di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/10/2021).

Irjen menegaskan, pihaknya berfungsi sebagai elemen pendukung dalam pengawasan internal pada pelaksanaan tugas seluruh satuan kerja pusat dan satuan kerja vertikal di lingkungan Kemenperin. “Untuk itu, Inspektorat Jenderal terus menumbuhkan komitmen dan budaya akuntabilitas terhadap pengelolaan keuangan dan BMN bagi seluruh pemangku kepentingan serta dipatuhinya peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” paparnya.

Baca Juga: Pemerintah Kejar Percepatan Vaksinasi, Sukseskan Gelaran Internasional WSBK Mandalika

Masrokhan menambahkan, pihaknya bersama unit satuan kerja bertekad untuk mewujudkan tujuan dan sasaran strategis kementerian dalam menciptakan clean government dan good governance. “Hal ini sejalan dengan perubahan paradigma pengawasan intern yang kini bercitra quality assurance, bukan lagi watchdog seperti di masa lalu, akan tetapi saat ini melaksanakan fungsi assurance dan consulting,” imbuhnya.

Saat ini, Irjen berperan sebagai mitra kerja strategis (strategic partner), di mana pelaksanaan tugas-tugas pengawasan harus senantiasa memperhatikan mutu mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, pelaporan hingga ke hasilnya.

“Sesuai arahan dari Bapak Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, kami akan terus mendorong seluruh satuan kerja agar dalam melaksanakan pengelolaan keuangan dan BMN dilakukan secara akuntabel dan transparan,” ungkap Masrokhan.

Baca Juga: Penjualan Meningkat, Kemenperin Fokus Tingkatkan Produksi Alat Berat

Selain itu, Irjen berperan untuk meningkatkan capaian tingkat persepsi korupsi, penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan, dan diterapkannya Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP).

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rakyat Jawa Barat Kompak.

Selasa, 23 November 2021 | 22:32 WIB

Wagub Uu Ruzhanul : BUMDes Dapat Gerakan Ekonomi Desa

Sabtu, 20 November 2021 | 20:36 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Pastikan UMP 2022 Jabar Naik

Jumat, 19 November 2021 | 17:08 WIB

Jabar Raih Dua Penghargaan BKN Award 2021

Kamis, 18 November 2021 | 20:45 WIB

Jabar Kini Punya Tujuh Mal Pelayanan Publik

Rabu, 17 November 2021 | 22:03 WIB

Hari Ayah, Pemkot Bandung Gelar Tarining of Trainer

Jumat, 12 November 2021 | 21:32 WIB
X