• Senin, 29 November 2021

Gubernur Ridwan Kamil Pastikan UMP 2022 Jabar Naik

- Jumat, 19 November 2021 | 17:08 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil .(foto IST)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil .(foto IST)

GELIAT EKONOMI, BANDUNGGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022. Keputusan ini diambil untuk mengikuti keputusan dari pemerintah pusat sekaligus memberi keadilan bagi buruh dan pengusaha. 

Penetapan UMP 2022 ini berdasarkan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja dan turunannya PP 36/ 2021 tentang Pengupahan. Bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja/buruh agar upahnya tidak dibayar terlalu rendah akibat posisi tawar mereka yang lemah dalam pasar kerja. 

Menurut Gubernur, kebijakan UMP ini merupakan salah satu program strategis nasional yang ditujukan sebagai salah satu instrumen pengentasan kemiskinan serta serta mendorong kemajuan ekonomi Indonesia melalui pengupahan yang adil dan berdaya saing.

Baca Juga: Komisi III DPRD Minta PT. Jawista Jabar Kelola Gedung Ex Bioskop Kota Cimahi dengan Baik

"Jadi kesimpulannya kalau ditanya apakah untuk tahun depan UMP akan naik? Iya kesimpulannya naik," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (19/11/2021)

Ridwan Kamil juga mengingatkan, penetapan UMP ini hanya untuk pekerja/buruh yang umur kerjanya satu tahun. Adapun bagi pekerja/buruh dengan masa kerja di atas 1 tahun, maka pengupahan yang berlaku dengan menggunakan struktur dan skala upah. 

Maksudnya, pekerja bisa melakukan negosiasi dengan perusahaan secara langsung untuk penetapan upah jika masa kerjanya sudah lebih dari satu tahun. Sebagai salah satu contohnya adalah kasus yang terjadi di Kabupaten Majalengka, di mana perusahaan dengan inisiatifnya menaikkan upah setelah bernegosiasi dengan para pekerjanya. 

Baca Juga: Rapat Kerja BP Perda DPRD Jabar, Bahasa 13 Raperda Usulan Gubernur

"Kita juga mengingatkan bahwa upah minimum ini hanya untuk pekerja yang umurnya satu tahun dalam usia kerjanya. Sehingga kepada buruh yang di atas satu tahun usia kerjanya itu bisa mengajukan kenaikan yang tidak sama seperti di PP 36/2021 dengan bernegosiasi langsung di perusahaannya. Jadi bisa naiknya sesuai dengan kesepakatan," kata Ridwan Kamil.

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rakyat Jawa Barat Kompak.

Selasa, 23 November 2021 | 22:32 WIB

Wagub Uu Ruzhanul : BUMDes Dapat Gerakan Ekonomi Desa

Sabtu, 20 November 2021 | 20:36 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Pastikan UMP 2022 Jabar Naik

Jumat, 19 November 2021 | 17:08 WIB

Jabar Raih Dua Penghargaan BKN Award 2021

Kamis, 18 November 2021 | 20:45 WIB

Jabar Kini Punya Tujuh Mal Pelayanan Publik

Rabu, 17 November 2021 | 22:03 WIB

Hari Ayah, Pemkot Bandung Gelar Tarining of Trainer

Jumat, 12 November 2021 | 21:32 WIB
X