• Sabtu, 18 September 2021

Cegah Varian MU Masuk Indonesia, Ini yang Dilakukan Pemerintah

- Jumat, 10 September 2021 | 17:48 WIB
Prof Wiku Adisasmito
Prof Wiku Adisasmito

JAKARTA, GE - Sejumlah langkah sudah diterapkan pemerintah Indonesia sebagai pencegahan masuknya varian MU atau B.162.1 yang pertama kali ditemukan di Colombia. 

"Dalam hal ini pemerintah senantiasa berupaya mencegah masuknya varian baru dari luar Indonesia melalui pengetatan kebijakan karantina internasional, entry dan exit testing serta persyaratan vaksin," demikian kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito dikutip dari suaramerdeka.com.

Menurutnya, Varian Mu telah ditetapkan WHO sebagai varian yang diamati atau varian of interest (VOI) per 30 Agustus 2021. 

Baca Juga: Menjelang HJKB ke-211, Yana Ajak Warga Manfaatkan Media Ruang Percantik Kota

Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa berdasarkan hasil whole genome sequencing (WGS) per 6 September 2021, varian Mu ini tidak ditemukan di Indonesia.

Ia menjelaskan VOI merupakan varian yang mengalami perubahan pada susunan genetikanya dan dapat mempengaruhi karakteristik virus.

Saat ini, kata dia, karakteristik varian Mu masih diteliti terkait tingkat risiko penularannya dan kekuatannya.

"Indikasi karakteristik varian Mu, seperti lebih ganas dari varian delta atau bisa menghindari kekebalan tubuh, masih berupa perkiraan dan masih terus diteliti lebih dalam," kata Wiku, dalam agenda Keterangan Pers di Graha BNPB, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Akhirnya Mendikbudristek Tunda Aturan Baru Dana Bos Reguler

Selain itu, pemerintah berupaya mencegah munculnya varian baru di dalam negeri melalui strategi vaksinasi, serta melalui berbagai kebijakan menyeluruh yang mampu menekan angka kasus.

Halaman:

Editor: Mohamad Kustandi

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Karena Konten Ini, Hersubeno Arief dilaporkan ke Polisi

Selasa, 14 September 2021 | 16:02 WIB
X