• Sabtu, 18 September 2021

Hugua: Tanah terlantar HGU dan HGB Bisa Di Redistribusi

- Minggu, 12 September 2021 | 15:45 WIB
Anggota Komisi II DPR RI, Ir Hugua
Anggota Komisi II DPR RI, Ir Hugua

JAKARTA, GE - Komisi II DPR RI menyebutkan, banyak tanah dengan status hak guna usaha (HGU) dan hak guna bangunan (HGB) yang ditelantarkan pemiliknya terlalu lama. Ini bisa jadi objek redistribusi lahan untuk para petani miskin dan tak memiliki lahan. Saat ini identifikasi tanah HGU dan HGB telantar ini sedang giat dilalukan Komisi II DPR RI.

"Banyak tanah HGU maupun HGB ditelantarkan. Kita akan identifikasi kira-kira berapa luas tanah HGU yang ditelantarkan yang bisa menjadi objek redistribusi untuk para petani yang tidak memiliki tanah dan miskin," ucap anggota Komisi II DPR RIHugua usai mengikuti pertemuan dengan otoritas pertanahan di Balikpapan, Kalimantan Timur, dilansir dari laman dpr.go.id .

Menurutnya, dalam reforma agraria ada kebijakan redistribusi tanah. Semua tanah HGU diindentifikasi dulu luas dan kepemilikannya. Banyak tanah HGU milik perusahaan-perusahaan besar di berbagai daerah ditelantarkan.

Baca Juga: Upaya Terbentuk Herd Immunity, Pangdam III Siliwangi Tinjau Vaksinasi di Pangandaran

Setelah identifikasi selesai, diserahkan ke pemerintah daerah untuk dijadikan objek redistribusi. "Pemda akan menetapkan siapa yang berhak diberi tanah objek redistribusi untuk kemudian menjadi hak milik," jelas politisi PDIP tersebut

Legislator asal Sulawesi Tenggara itu, mengungkapkan, tanah yang dikuasai BUMN, seperti PTPN banyak pula yang ditelantarkan. Ini harus diidentifikasi berapa tahun ditelantarkan dan apakah bisa menjadi objek redistribusi tanah. Dikatakan Hugua, tanah-tanah telantar kerap kali mengundang konflik yang sangat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi UMKM, Pemkot Bandung Hadirkan Salapak

"Keberadaan tanah sangat terbatas, sementara penduduk bertambah terus. Masalah tanah tidak pernah berakhir selama manusia hidup. Tanah yang terbatas berhadapan dengan kebutuhan yang tidak terbatas. Jadi, akan ada masalah terus, karena tanah merupakan hak paling asasi," tutup Hugua.

**

Editor: Mohamad Kustandi

Sumber: DPR RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Karena Konten Ini, Hersubeno Arief dilaporkan ke Polisi

Selasa, 14 September 2021 | 16:02 WIB
X