• Minggu, 24 Oktober 2021

Tewasnya Dua Petani di Indramayu, Komisi IV DPR RI Ono Surono Angkat Bicara

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:23 WIB
Ono Surono
Ono Surono

INDRAMAYU, GE - Tewasnya Dua petani mitra Pabrik Gula (PG) Jatitujuh akibat dianiaya sekelompok orang hingga tewas, Senin (4/10), di Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono angkat bicara.

"Saya sangat mendukung dan apresiasi upaya hukum dari Kepolisian Republik Indonesia Resort Indramayu yang sudah melakukan proses hukum dengan cepat di hari kejadian," papar Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Selasa (5/10).

Baca Juga: Menko Perekonomian : Realisasi Program PEN Perlindungan Sosial Capai Rp117,3 Triliun

Diketahui, lahan tebu PG Jatitujuh ini dulunya adalah kawasan hutan yang dikelola oleh PT. Perhutani. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan PG Jatitujuh wajib memberikan lahan pengganti.

Tetapi, imbuh dia, lahan pengganti itu tidak pernah diberikan sampai habisnya masa HGU.

'Saat itu muncul reaksi dari masyarakat menuntut PG Jatitujuh untuk segera memberikan lahan pengganti atau HGU lahan tebu dicabut dan lahan tebu itu dijadikan hutan kembali," ujarnya.

Pemerintah pusat khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mempunyai kewenangan terhadap lahan pengganti atau perubahan fungsi hutan dipastikan sudah mengetahui permasalahan ini sejak lama termasuk potensi-potensi konflik antara PG Jatitujuh dan masyarakat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Anugerahkan Bintang Militer ke 3 Prajurit Saat HUT TNI ke-76

Namun, lanjut Ono, Menteri lingkungan hidup dan kehutanan seakan tutup mata dan membiarkan masalah ini berlarut-larut.

Halaman:

Editor: Miftahul Akmal

Tags

Terkini

Rumah Lansia Ini dibedah, Hingga Fasilitas Perabot

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:02 WIB
X