• Minggu, 24 Oktober 2021

Upaya Pulihkan Ekonomi Melalui Herd Immunity, Wapres Prediksi Herd Immunity COVID-19 Tercapai Pertengahan 2022

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:13 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin.( foto dok : Setwapres )
Wakil Presiden Ma'ruf Amin.( foto dok : Setwapres )

JAKARTA, GE - Salah satu upaya untuk memulihkan ekonomi nasional adalah dengan kekebalan kelompok (herd immunity), karena dapat memperkecil resiko masyarakat tertular Covid-19 saat beraktivitas. Bagi Indonesia, untuk mencapai herd immunity adalah 70% dari total penduduk yakni 208,5 juta jiwa dengan dua dosis vaksin.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Indonesia kemungkinan baru akan mencapai target 70 persen vaksinasi COVID-19 pada 7 bulan mendatang atau sekitar pertengahan 2022. Pasalnya, saat ini cakupan vaksinasinya masih terbilang rendah. saat ini rata-rata vaksinasi harian per minggu telah mencapai 1,4 juta dosis per hari.

Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga 3 Oktober 2021, secara nasional vaksinasi dosis pertama baru mencapai 45,03% dan untuk dosis kedua 25,29%. Untuk itu, pemerintah berharap TNI dan Polri dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat vaksinasi, terutama di daerah yang masih rendah capaian vaksinasinya termasuk di daerah aglomerasi.

Baca Juga: Menko Airlangga Harap Monash University Bentuk Generasi Muda Indonesia Berdaya Saing Tinggi

"Artinya masih diperlukan kerja keras untuk mencapai herd immunity 70 persen cakupan vaksinasi pertama dan kedua," kata Ma'ruf Amin dalam seminar Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespimti) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-30 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-61 melalui online, Rabu (6/10/2021)

Pada seminar yang mengusung tema “Strategi Optimalisasi Peran TNI Polri Mempercepat Herd Immunity guna Pemulihan Ekonomi dalam rangka Mendukung Pembangunan Nasional”.Bila kita menginginkan proses vaksinasi selesai pada akhir 2021, maka kecepatan vaksinasi perlu ditingkatkan menjadi 2,5 juta vaksinasi per hari,tuturnya.

“Dalam rangka upaya itulah maka Bapak Presiden menginstruksikan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk memobilisasikan kekuatan, bersama-sama jajaran Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah untuk melaksanakan percepatan vaksinasi nasional,” tegasnya.

Baca Juga: Menko Airlangga : Penurunan Kasus Melalui Penerapan PPKM Membuka Peluang Pemulihan Ekonomi Nasional

Langkah ini juga akan disertai insentif berupa penurunan level PPKM di wilayah yang dapat memenuhi target vaksinasi yang telah ditetapkan,ujarnya.

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Lansia Ini dibedah, Hingga Fasilitas Perabot

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:02 WIB
X