• Senin, 29 November 2021

Anggota MPR RI: Semangat Keagamaan Bangsa Indonesia Sudah Berlangsung Sejak Sebelum Masehi

- Selasa, 16 November 2021 | 19:40 WIB
Anggota MPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin tengah sosialisasikan empat pilar kebangsaan (Ihsan)
Anggota MPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin tengah sosialisasikan empat pilar kebangsaan (Ihsan)

GELIAT EKONOMI, KAB. GARUT - Bangsa Indonesia adalah bangsa yang lahir dan tumbuh dalam semangat keagamaan yang baik. Bahkan hal itu terus terjadi dan berlangsung sejak dari jaman sebelum Masehi sampai abad sekarang.

Demikian disampaikan anggota MPR RI, Haerudin yang kini status namanya sudah reami berubah hasil keputusan Pengadilan Negeri Bale Bandung dan tercatat bernama lengkap Muhammad Hoerudin Amin, S.Ag., MH saat melakukan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI atau 4 Pilar Kebangsaan di Padepokan Manda Agung Kampung Baru Desa Mandala Kasih Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut, Selasa 16 Nopember 2021.

Acara yang digagas Yayasan Al Ikhlas tersebut tampak dihadiri para kepala desa (kades) se-Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut, selain juga Kades Mandala Kasih, Iwan serta dihadiri pula Ketua MUI Kecamatan Pameungpeuk, KH. Hasan Basyari.

Baca Juga: Ini bentuk Upaya TNI, Terhadap Sungai Citarum Yang Berbuah Hasil.

Diungkapkan Hoerudin, perjalanan dan semangat keagamaan yang baik itu tumbuh pula sejak dari Halaman Salaka Nagara sampai Pajajaran Majapahit.

"Ruang keagamaan hidup menghiasi perilaku berbangsa bernegara. Sebagai salah satu ajaran yang pernah hidup pada tahun 1111 Masehi. Hal ini pula menjadi salah satu ajaran yang menjadi amanah bagi sebuah tatanan kehidupan dan merupakan amanah tahun 1175, yakni amanat Galunggung amanatnya Prabu Guru Darmasiksa," tutur anggota Komisi IV Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini dihadapan warga Mandala Kasih.

Menyinggung sejarah Galunggung di masa lalu adalah sebuah mandala atau kabuyutan yang sangat dimuliakan. Mandala atau kabuyutan adalah tempat kegiatan keagamaan

Baca Juga: Miliki Perda Kawasan Tanpa Rokok, Ini Empat Tempat Baru KTR Kota Bandung

Ia juga menyebut, isi amanat yang terdapat pada naskah Amanat Galunggung bersumber dari petuah-petuah Batari Hyang, yakni yang membuat parit pertahanan di Galunggung. Salah satu peringatan Sang Batari dalam amanatnya ialah agar anak-turunannya dapat selalu menjaga ajaran leluhur, dan jika tidak mampu maka lebih mulia kulit lasun di tempat sampah.

Halaman:

Editor: Zaenal Ihsan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Karena Tugas Ini, Nakes diusulkan Sebagai Pahlawan

Rabu, 10 November 2021 | 18:47 WIB

PWI Pusat Gelar Lanjutan Koordinasi Jelang HPN 2022

Kamis, 4 November 2021 | 20:07 WIB

SVIB Vaksinasi 28 Ribu Dosis Ke Warga Medan

Kamis, 4 November 2021 | 16:50 WIB

Derrick Heng Jabat Direktur Marketing Telkomsel

Selasa, 2 November 2021 | 19:11 WIB
X