• Minggu, 2 Oktober 2022

Dihadapan Komunitas Sunda Ngahiji, Hoerudin Amin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Bersama Yayasan Duha

- Kamis, 2 Juni 2022 | 17:17 WIB
Anggota MPR RI M Hoerudin Amin saat acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pesantren Cikuya Garut (Sansan)
Anggota MPR RI M Hoerudin Amin saat acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pesantren Cikuya Garut (Sansan)

KAB. GARUT, GELIAT EKONOMI - Bersama Yayasan Duha, anggota Majelis Permusyawaratan Perwakilan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), M. Hoerudin Amin menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Pesantren Cikuya Desa Bojong Kidul Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut, Kamis 2 Juni 2022.

Acara sosialisasi sendiri selain dihadiri Pembina Yayasan Duha Tata Muttaqin, hadir pula para kelompok adat diantaranya Asep Jaya Diwangsa dari Sunda Tandang yang tergabung dalam Komunitas Sunda Ngahiji.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan pun berlangsung cukup hangat, karena para tokoh serta peserta melakukan sharing dialog. Sesi sosialisasi dikemas interaktif sehingga peserta dapat sharing serta memberikan masukan dan tanggapan terkait bagaimana Pancasila bisa dibumikan dan dipraktekan, sesuai dengan tingkat jaman yang terus berkembang terutama di jaman teknologi yang terus maju.

Baca Juga: Ini Ungkapan Ashanty

Dalam paparan sambutannya, Pembina Yayasan Duha Tata Muttaqin menjelaskan bahwa Pancasila adalah perekat semu kelompok. Karena dirinya menilai Pancasila merupakan nilai dasar hidup manusia agar tercipta kebaikan serta keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, dituturkan Asep Jaya Diwangsa  dari Sunda Tandang, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara harus menjadi landasan pokok dan landasan fundamental bagi penyelenggaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila rumah semua, rumah kita dalam berhimpun agar kita ber-NKRI. Yang memiliki kesamaan hak atas semua suku dan kelompok, atas kehidupan yang terlindungi terjamin hak-hak dasar, dan menjadikan kita bisa bersama-sama dari perbedaan kita semua,” ujar Asep.

Baca Juga: Dengan Adanya 'Isu' Pilpres 2024, Ketua KPK Meminta Dirinya Jangan Diganggu

Ditambahkan Asep, hal tersebut juga sesuai dengan Bhineka Tunggal Ika sebagai prinsip dari pilar kebangsaan.

Halaman:

Editor: Zaenal Ihsan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umumkan Peluncuran Dentsu Internasional

Jumat, 2 September 2022 | 18:01 WIB

Ono Surono : Meski Menang SMRC, Jangan Jumawa

Rabu, 12 Januari 2022 | 07:14 WIB

Terpopuler

X