• Sabtu, 18 September 2021

DPRD Apresiasi BPT Margawati Konsisten Pengembangan Domba Asli Garut

- Selasa, 14 September 2021 | 14:41 WIB
Komisi II DPRD Provinsi Jabar Kunker ke Dinas Pertahanan Pangan dan Peternakan Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Domba dan Kambing di Desa Margawati Kabupaten Garut (foto: Dok DPRD Jabar)
Komisi II DPRD Provinsi Jabar Kunker ke Dinas Pertahanan Pangan dan Peternakan Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Domba dan Kambing di Desa Margawati Kabupaten Garut (foto: Dok DPRD Jabar)

GARUT,GE-Balai Pembibitan Ternak (BPT) Domba dan Kambing di Desa Margawati, Kabupaten Garut tetap konsisten melakukan pembudidayaan meskipun masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi perekonomian salah satu mitra kerjanya Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan (DKPP) mempunyai BPT Domba dan Kambing di Desa Margawati tersebut jadi perhatian untuk ditinjau lokasinya kemarin.

Anggota Komisi II Faizal Farid Hafan mengapresiasi kinerja Balai tersebut yang tetap menunjukkan hasil konsisten dalam hal pembibitan serta pengembangan untuk menjaga domba asli Garut.

“Pertama kita mengapresiasi bahwa mereka memiliki kinerja yang bagus artinya tetap konsisten untuk kaitan dengan masalah pembibitan dan juga menjaga domba asli garut dan mengembang biakan dan penyaluran kepada masyarakat,” kata Faizal di Bandung Selasa , (14/9/2021).

Faizal menyebut, meskipun dimasa pandemi yang notabennya pendapatan yang menurun, Balai ini tetap memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan target bahkan diatas 400 juta dan itu stabil dalam tiga tahun terkahir.

 “Bahwa ketahanan pangan memang terbukti kegiatan usaha atau kegiatan dinas yang tetap konsisten meskipun di masa pandemi , yang dimana pendapatan orang-orang menurun, tetapi untuk UPTD disini konsisten dengan memberikan kontribusi PAD diatas 400 juta, jadi seama 3 tahun terakhir tidak ada masalah," jelasnya.

Namun demikian, Faizal menyoroti permasalahan pemberdayaan dan pemanfaatan hasil bibit domba kepada kelompok ternak yang dirasa kurang, dimana kondisinya baru ada 12 kelompok ternak di sembilan Kabupaten/ Kota, sedangkan Jawa Barat ini mempunyai 27 Kabupaten/ Kota.

 “Kita melihat ada permasalahan dalam hal pemberdayaan ataupun pemanfaatan hasil bibit domba ke masyarakat dirasa kurang di tahaun 2021 ini hanya 12 kelompok ternak di 9 Kabupaten Kota, padahal kita punya 27 Kabupaten Kota se Jawa Barat, kita minta untuk ditingkatkan pada konteks jumlah yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ucap Faizal.

Ditambahkan legislator partai berlambang bulan sabit kembar ini,Pihaknya juga berharap, kedepannya 27 Kabupaten Kota di Jawa Barat dapat terdistribusi bantuan bibit hewan kepada para kelompok ternak yang akan mendorong masukan PAD dari Balai untuk penambahan anggaran,tutur Faizal.

Halaman:

Editor: Ferry Ardiansyah

Tags

Terkini

DPR RI Sebut Desa Pujon Kidul Percontohan Desa Wisata

Jumat, 17 September 2021 | 23:05 WIB

Pemerintah Harus Peduli Limbah Medis B3 Dampak Pandemi

Rabu, 15 September 2021 | 10:32 WIB

Tinjau Apartemen Transit, Komisi IV Sebut Soal Buruh

Selasa, 14 September 2021 | 07:50 WIB
X