• Senin, 29 November 2021

Ini Cerita Dibalik Tugu Perjuangan Bandung Timur

- Rabu, 10 November 2021 | 21:57 WIB
Tugu Perjuangan Bandung Timur
Tugu Perjuangan Bandung Timur

GELIAT EKONOMI, BANDUNG - Ketua Komunitas Sejarah FBT45, sekaligus Pendamping Sejarah LVRI Kota Bandung, Sandi mengonsep Tugu Perjuangan Bandung Timur bersama-sama karena ingin mengembalikan marwah dan histori sejarah yang ada di Bandung Timur.

"Tugu ini ada empat sisi penjuru. Itu melambangkan beberapa kejadian yang disebut dengan Peristiwa 21 pejuang yang gugur. Ada beberapa kejadian pertempuran, bukan hanya di Cipadung saja," ucapnya di Teras Sunda, Jalan AH. Nasution, Kota Bandung pada Rabu 10 November 2021.

Sandi menjelaskan, tugu yang dihiasi beberapa gambar tersebut memiliki arti visual terkait peristiwa bersejarah yang terjadi di Bandung timur, seperti peristiwa di Pangaritan, Buahbatu, Gedebage, sampai Arcamanik.

Baca Juga: Karena Tugas Ini, Nakes diusulkan Sebagai Pahlawan

"Sentralnya di sini (Cipadung). Karena di sini terjadi pembunuhan oleh Belanda terhadap Pasukan Hizbullah dan Pasukan Istimewa. Ketika mereka shalat di tempat belakang tugu saat ini, Belanda datang dan langsung menembaki para pejuang tersebut," katanya.

"Di sana juga ada visual petani, pejuang, dan sawah yang menceritakan pertempuran di Pangaritan. Masih ada juga tugunya di sana (Pangaritan). Karena disana gudangnya beras untuk para Pejuang. Disebutkan juga dalam sejarah, ada Leuit atau lumbung Padi dihancurkan oleh Belanda," lanjutnya.

Sedangkan di Gedebage, Sandi mengatakan ada pertempuran Tentara Pelajar yang dikomandoi Mayor Tobing. Pasukan ini sangat disegani oleh Belanda.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Nasional, Angkat Berat Tambah Dua Medali Emas

"Jadi di Bandung Timur ini, Belanda tidak bisa masuk atau tembus. Mereka ingin masuk ke arah Cirebon untuk ke Sumedang. Nah pasukan yang ada di sini dari Laskar-laskar yang banyak, oleh Jendral AH Nasution diperintahkan untuk mempertahankan Bandung Timur jangan sampai tembus. Jadi korbannya banyak di sini," ucapnya.

"Peristiwa di sini rentetan sejarah sampai Bandung Lautan Api. Beberapa kejadian pertempuran di Kota, atau di Utara, bahkan sampai Jakarta itu merujuknya di Bandung Timur. Hal itu juga sudah dibikin buku judulnya Tiada Berita dari Bandung Timur 1945-1947 oleh Abah Rusady," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Mohamad Kustandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Pilihan Siap Ikuti Dikmata.

Jumat, 26 November 2021 | 23:04 WIB

Ini Merupakan Bentuk Solidaritas Di TKSK.

Kamis, 25 November 2021 | 06:36 WIB

Baksos Yang Digelar Ini, Merupakan Kegiatan Nasional.

Kamis, 25 November 2021 | 06:32 WIB

Gubernur Jabar Izinkan Namanya Jadi Merek Produk UMKM

Rabu, 24 November 2021 | 19:37 WIB

Siapkan Mental dan Fisik Untuk Kesuksesan Tugas.

Selasa, 23 November 2021 | 22:29 WIB

Penjaringan Dalam Porsadin, Untuk Tingkat Kabupaten.

Senin, 22 November 2021 | 17:35 WIB

Arist Merdeka Sirait, Meluncurkan Dua Karya Penting.

Senin, 22 November 2021 | 17:11 WIB
X