• Senin, 29 November 2021

Kujang Sumber Inspirasi Dan Motivasi Bagi Prajurit Dalam Membela Kebenaran.

- Senin, 22 November 2021 | 17:26 WIB

GELIATEKONOMI, CIMAHI -- PANGDAM III Siliwanhi Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., meresmikan Monumen Kujang Papasangan Brigif-15 Kujang II Kodam III Siliwangi. Ditandai dengan pengguntingan pita dan menandatangani Batu Prasasti, bertempat di Balai Prajurit Siliwangi, Jl. Lapang Tembak Selatan, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Selain meresmikan Monumen Kujang Papasangan. Pangdam III Siliwanhi Mayjen TNI Agus Subiyanto, dalam waktu yang sama sekaligus melaksanakan Silaturahmi dan Syukuran Peresmian Monumen Kujang Papasangan Serta Memperingati Hari Toleransi Internasional Dan Hari Pelajar Internasional.

Hadir pada acara tersebut, Irdam III Siliwangi, Mayjen TNI (Purn) Iwan Sulanjana, Mayjen TNI (Purn) Saurif Kadi, Para Asisten Kasdam III Siliwangi, Danpomdam, Kazidam, Kapendam, Kakesdam III Siliwangi, Kasbrigif 15 Kujang II, Plt. Walikota beserta Unsur Forkopimda Kota Cimahi, Danyonif Raider 301 PKS, Danyonif 312 KH, Kakorum 310 KK, Kapolres Cimahi, Kadis Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga, serta sesepuh Komunitas Lingkar Alam Jabar. 

Baca Juga: Pelaksanaan ANBK Di SDN 182 Perumnas Cijerah kota Bandung.

Baca Juga: Ikadin Harus Menjadi Pelopor, Pendorong, Penggerak Terhadap Profesi Advokat.

Pada kesempatan itu, Pangdam mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada Pemkot Cimahi, Paguyuban Lingkar Alam serta Brigif-15 Kujang II, yang telah memprakarsai serta mewujudkan berdirinya Monumen Kujang Papasangan yang berada di kawasan Gunung Bohong Cimahi.

Lanjutnya menuturkan, Senjata Kujang merupakan salasatu Senjata Tradisional Khas Jawa Barat. Mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9, berasal dari Bahasa Sunda Kuno KUDI yang berarti Senjata atau Jimat dengan kekuatan gaib dan Hyang yang berarti Dewa. Sehingga secara harfiah, Kujang dapat diartikan sebagai suatu jimat atau senjata yang memiliki kekuatan magis Dewa di dalamnya.

'Kujang menjadi pegangan para Raja Pasundan kala itu, diantaranya Prabu Siliwangi. Karena Kujang merupakan perlambang kekuatan, kebesaran serta keberanian untuk melindungi diri dan membela hal-hal kebenaran,' tutur Pangdam.

Halaman:

Editor: Herry Kusraeli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Pilihan Siap Ikuti Dikmata.

Jumat, 26 November 2021 | 23:04 WIB

Ini Merupakan Bentuk Solidaritas Di TKSK.

Kamis, 25 November 2021 | 06:36 WIB

Baksos Yang Digelar Ini, Merupakan Kegiatan Nasional.

Kamis, 25 November 2021 | 06:32 WIB

Gubernur Jabar Izinkan Namanya Jadi Merek Produk UMKM

Rabu, 24 November 2021 | 19:37 WIB

Siapkan Mental dan Fisik Untuk Kesuksesan Tugas.

Selasa, 23 November 2021 | 22:29 WIB

Penjaringan Dalam Porsadin, Untuk Tingkat Kabupaten.

Senin, 22 November 2021 | 17:35 WIB

Arist Merdeka Sirait, Meluncurkan Dua Karya Penting.

Senin, 22 November 2021 | 17:11 WIB
X