• Minggu, 3 Juli 2022

Kasad Akan Kawal Insiden Kecelakaan di Nagreg, Yang Dilakukan Oknum Prajurit TNI AD

- Selasa, 28 Desember 2021 | 18:29 WIB

GELIATEKONOMI, BANDUNG -- PANGDAM III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M. Si., bersama Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) PD III/Slw Ny. Evi Agus Subiyanto menyambut, sekaligus mendampingi Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman beserta Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana Ny. Rahma Dudung Abdurachman. Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Kabupaten.l Bandung dan Kab. Garut. Senin, 27 Desember 2021).

Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto mengatakan, kunjungan kerja Kasad ke wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Salasatu agendanya mendatangi keluarga korban tabrak lari yaitu keluarga korban almarhumah Salsabila di Kp Tegalame RT.03, RW.07, Desa Ciaro Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Dan keluarga korban almarhum Handi Saputra di Kp. Cijolang RT.03, RW.11 Desa Cijolang, Kecamatan. Limbangan Kabupaten Garut.

Tujuan kunjungan Kasad ke keluarga korban, disamping ingin mengucapkan belasungkawa dan melihat langsung ke makam dari korban tabrak lari tersebut. Sekaligus untuk memberikan jaminan bahwa para Oknum TNI AD yang melakukan pelanggaran tabrak lari tersebut, akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Ini Kisah Cewek Buta Warna, Yang Harus Menghadapi Dunia Sekitarnya Dengan Segala Masalahnya

Kapendam menambahkan, TNI Angkatan Darat akan tunduk kepada supremasi hukum. Dengan menyerahkan penyelesaian perkara berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer.

'Kami pun akan terus mengawal proses hukumnya sesuai ketentuan yang berlaku dengan tegas dan transparan untuk memperoleh kepastian hukum. Dan rasa keadilan sesuai dengan fakta-fakta hukum di peradilan nantinya,' tutur Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Menyinggung masalah pemecatan, kata Kasad seperti yang disampaikan Kapendam, TNI Angkatan Darat akan menyesuaikan, apa yang menjadi keputusan dari Peradilan Militer. Apabila Peradilan Militer menyertakan dengan pidana tambahan pemecatan, maka Kasad akan menyesuaikan dan mengurus administrasinya.

Menurutnya, Oknum Prajurit TNI AD tersebut layak untuk dipecat, karena apa yang dilakukan sudah di luar batas-batas kemanusiaan. Kasad pun atas nama institusi Angkatan Darat, sudah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban tabrak lari Oknum TNI AD yang tidak bertanggung jawab.

Halaman:

Editor: Herry Kusraeli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI

Jumat, 10 Juni 2022 | 20:45 WIB

Paramitha Rusady Yang Selalu Hati-hati

Jumat, 10 Juni 2022 | 20:43 WIB
X