• Minggu, 2 Oktober 2022

The Man Behind The Gun

- Minggu, 4 September 2022 | 13:12 WIB

GELIATEKONOMI, BANDUNG-- PANGDAM III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P., meninjau serta memberikan pengarahan kepada Tim Petembak Kodam III/Slw yang sedang melaksanakan Training Center (TC) di lapangan tembak Gunung Bohong Jl. Penembakan, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Daerah Militer III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto melalui saluran telepon, Jum’at 2 September2022.

Lanjutnya mengatakan, kehadiran Pangdam III/Slw yang juga sebagai Pimpinan Umum Latihan. Dalam rangka melihat pelaksanaan latihan sekaligus memberikan motivasi kepada Tim Petembak yang akan menjadi Duta Kodam III/Slw, pada Event Menembak memperebutkan Piala Kasad. Selain itu Pangdam berbagi pengalamannya terkait cara menembak, juga bagaimana mengatasi kendala yang terjadi di lapangan.

Lebih jauh Kapendam menjelaskan bahwa, materi TC menembak meliputi materi Pistol Putra, Pistol Putri, Senapan, Karaben, Senjata Otomatis, serta Menembak Runduk. Latihan tersebut diikuti oleh 35 orang Atlet Petembak.

Baca Juga: Dari Rp,700 Ribu, Koperasi Ini Kini Miliki Aset Rp.1,8 Miliar dan Buka Setiap Hari Selasa Selama Dua Jam

'Mereka sejak minggu kedua Juli lalu, telah mengikuti TC menembak sesuai dengan materi masing-masing. Dengan menggunakan beberapa lapangan tembak yaitu lapangan tembak Gunung Bohong, lapangan tembak Yonif 310/KK dan lapangan tembak Secata Pangalengan,' ujarnya.

Selain meninjau pelaksanaan latihan menembak, Pangdam III/Slw, juga berkesempatan mencoba menembakan Senapan hasil inovasinya. juga mencoba menembakan Senapan SS2 V4 yang digunakan Atlet Tim Petembak Kodam III/Slw dengan jarak 300 meter, sambung Kapendam.

Dalam arahannya, Pangdam mengatakan bahwa ketika teknik menembak sudah dikuasai. Maka para Personel Petembak harus mempelajari faktor lainnya. Salasatu diantaranya setiap Petembak dilatih ketika sedang mengalami titik jenuh atau sedang mengalami titik lelah. Dalam kondisi tersebut, masing-masing pribadi akan dipicu untuk mengatasi kendala dari diri sendiri. Sehingga akan terbentuk daya tahan dan daya juang. Dari latihan tersebut akan terbentuk pribadi yang kuat hingga dapat mengatasi kendala apapun.

Halaman:

Editor: Herry Kusraeli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Man Behind The Gun

Minggu, 4 September 2022 | 13:12 WIB

Pembinaan UMKM, Tulang Punggung Pembangunan Ekonomi

Minggu, 4 September 2022 | 12:16 WIB

Ekspedisi Patroli Merah Putih

Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:08 WIB

TNI Itu Adalah Tentara Yang Unik

Senin, 8 Agustus 2022 | 05:38 WIB

Terpopuler

X