BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mengusung tema “Semangat Menyala, Wujudkan Bandung Utama” dalam peringatan ke-80 peristiwa Bandung Lautan Api (BLA) tahun 2026.
Tema ini menjadi refleksi atas semangat perjuangan masa lalu sekaligus komitmen untuk membawa Bandung menuju masa depan yang lebih unggul.
Tema tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam sebuah logo yang sarat makna filosofis. Elemen utama berupa kobaran api menjadi simbol peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api pada 1946, ketika masyarakat dan pejuang rela membumihanguskan kota demi mempertahankan kemerdekaan.
Api dalam logo tidak hanya merepresentasikan peristiwa sejarah, tetapi juga melambangkan semangat juang yang terus hidup dan tidak pernah padam. Nilai-nilai pengorbanan, keberanian, dan persatuan diharapkan terus diwariskan kepada generasi saat ini.
Secara visual, logo menampilkan perpaduan warna oranye dan kuning yang melambangkan energi, keberanian, dan optimisme. Sementara itu, warna biru hadir sebagai penyeimbang yang menggambarkan ketenangan, stabilitas, serta harapan akan masa depan Bandung yang lebih baik.
Keunikan logo ini juga terlihat dari bentuknya yang menyiratkan angka “80”. Angka tersebut terbentuk dari lekukan kobaran api dan elemen visual lainnya, sebagai penanda 80 tahun peringatan Bandung Lautan Api sejak 1946 hingga 2026.
Tema “Semangat Menyala” mencerminkan energi kolektif warga Bandung yang terus bergerak dan berkembang. Sementara “Wujudkan Bandung Utama” menjadi visi besar kota untuk menjadi daerah unggul dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan publik hingga kualitas hidup masyarakat.
Melalui tema dan logo ini, Pemkot Bandung menegaskan bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga menjadi inspirasi dalam membangun masa depan. Semangat pengorbanan di masa lalu diharapkan menjadi energi untuk mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.
Sebagai puncak rangkaian peringatan, Pemerintah Kota Bandung akan menggelar upacara peringatan Bandung Lautan Api ke-80 di Plaza Balai Kota Bandung pada Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Upacara tersebut akan diikuti unsur Forkopimda, aparatur sipil negara, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Selain sebagai seremoni penghormatan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali nilai-nilai patriotisme dan kecintaan terhadap Kota Bandung.












