Bandung,Geliatekonomi — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Jawa Barat dan LAZ Graha Dhuafa Indonesia kembali menggelar Ramadhan Festival dan Education Fair 1447 H di Masjid Raya Al Jabbar pada 7–8 Maret 2026.
Kegiatan diawali dengan tausiah dari Dewan Kemakmuran Masjid Raya Al Jabbar, KH. Tatang Sukayat, yang menyampaikan pesan spiritual tentang pentingnya menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta pembinaan karakter generasi muda.
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, dalam laporan penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap Ramadhan Festival dan Education Fair dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan menghadirkan lebih banyak kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan juga diramaikan dengan pengumuman pemenang berbagai lomba yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Lomba yang diselenggarakan meliputi:
Lomba Kaligrafi
Lomba Public Speaking Bahasa Sunda
Lomba Public Speaking Bahasa Arab
Lomba Public Speaking Bahasa Inggris
Lomba Tahfidz
Para pemenang memperoleh Piala Gubernur Jawa Barat dan beasiswa pendidikan dengan rincian:
Juara 1: Piala Gubernur Jawa Barat dan beasiswa Rp18 juta
Juara 2: Piala dan beasiswa Rp9 juta
Juara 3: Piala dan beasiswa Rp4,5 juta
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Gubernur Jawa Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Asep Sukmana.
Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini serta berharap pada penyelenggaraan berikutnya kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak peserta dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat.
Memasuki rangkaian acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow Parenting bersama Elly Risman dengan tema “Penguatan Komunikasi Orang Tua dan Remaja.” Dalam sesi tersebut dibahas berbagai strategi komunikasi efektif antara orang tua dan remaja, khususnya pada masa dewasa muda, agar hubungan keluarga tetap harmonis tanpa harus mengubah karakter dasar anak.
Sebagai penutup, panitia membagikan 1.000 kacamata gratis dan takjil kepada pengunjung berusia di atas 40 tahun sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang hadir.
Melalui kegiatan ini, DP3AKB Provinsi Jawa Barat berharap momentum Ramadan dapat menjadi sarana memperkuat edukasi keluarga, pengembangan potensi anak dan remaja, serta memperluas kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung terwujudnya generasi Jawa Barat yang unggul dan berkarakter.












