GELIATEKONOMI, SUKABUMI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 9 Bandung bergerak cepat, menunjukkan kepedulian sosial terhadap warga terdampak musibah kebakaran di Kampung Adat, Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Melalui program Kepedulian Sosial dan berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILian, BRI Region 9 Bandung. Menyalurkan berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat (Survival Kit) bagi puluhan keluarga yang tengah berada di pengungsian.
Bantuan diserahkan langsung di Posko Pengungsian Utama yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Branch Office Head BRI Cibadak, Eki Dyata Fredi Setiawan, didampingi perwakilan pekerja BRI RO 09 Bandung dan diterima oleh pihak Pengelola Posko BPBD serta Tokoh Masyarakat setempat.
Adapun ragam bantuan darurat yang disalurkan mencakup Perlengkapan Darurat (Survival Kit), Terpal/Tenda Darurat untuk Hunian sementara. Serta perlengkapan pendukung pengungsian. Disamping itu ada juga bantuan Logistik Pangan berupa Sembako serta pasokan makanan praktis dan bergizi. Berupa dendeng kaleng untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak.

Seluruh bantuan ini bersumber dari himpunan Zakat dan Infak para Pekerja BRI yang dikelola secara Profesional melalui YBM BRILian. Sebagai wujud Solidaritas dan Empati Insan BRILian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
”Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya. Langkah cepat ini merupakan komitmen Insan BRILian untuk hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Bantuan ini kami serahkan langsung ke Posko BPBD, agar proses pendistribusiannya terkoordinasi dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Eki Dyata Fredi Setiawan, Branch Office Head BRI Cibadak.
BRI Region 9 Bandung melalui BRI BO Cibadak bersama BPBD Kabupaten Sukabumi. Akan terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan selama masa tanggap darurat berlangsung. (***).












