Ketua DPRD Bandung: Kota Harus Aman dari Ancaman Begal

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

BANDUNG,Geliatekonomi – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas dan terukur yang dilakukan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, dalam memberantas aksi begal yang belakangan meresahkan masyarakat.

Menurut Asep Mulyadi yang akrab disapa Kang Asmul, maraknya aksi kejahatan jalanan telah menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat dan menjadi ancaman serius terhadap keamanan Kota Bandung. Sejumlah kasus begal dilaporkan terjadi dalam waktu berdekatan, termasuk di kawasan Flyover Kopo dan beberapa titik lainnya.

“Kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengusut tuntas seluruh kasus begal yang meresahkan warga. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar Kang Asmul, Senin (20/7/2026).

Ia menilai, pemberantasan begal tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat. Warga diharapkan aktif melaporkan aktivitas yang mencurigakan agar potensi tindak kriminal dapat dicegah sejak dini.

“Bandung harus menjadi kota yang aman untuk semua. Masyarakat berhak beraktivitas tanpa dihantui rasa takut. Karena itu, kami akan terus mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan keamanan lingkungan bersama pemerintah dan aparat penegak hukum,” katanya.

Selain mendukung langkah kepolisian, DPRD Kota Bandung juga berkomitmen mengawal berbagai kebijakan strategis yang bertujuan menekan angka kejahatan jalanan sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat kembali terwujud.

Di sisi lain, Kang Asmul mengajak masyarakat untuk memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama dalam mencegah tindak kriminalitas. Menurutnya, perhatian dan pengawasan orang tua terhadap anggota keluarga, khususnya generasi muda, menjadi faktor penting agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang berujung pada tindakan melawan hukum.

“Mulailah dari keluarga. Jaga dan perhatikan anggota keluarga kita agar tidak salah pergaulan hingga terlibat dalam tindak kriminal. Jangan sampai ada penyesalan karena kita lalai membimbing mereka,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *