Buka Gebyar BBGRM Astanaanyar, Asep Mulyadi Ajak Warga Perkuat Budaya Gotong Royong

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

BANDUNG, GELIATEKONOMI – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, resmi membuka kegiatan Gebyar Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kecamatan Astanaanyar, Jumat (17/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa semangat gotong royong merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan Kota Bandung.

Asep Mulyadi yang akrab disapa Kang Asmul mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan kota, nilai-nilai kebersamaan harus terus dipelihara. Menurutnya, berbagai persoalan perkotaan akan lebih mudah diselesaikan apabila seluruh elemen masyarakat berkolaborasi.

“Gotong royong adalah modal sosial yang sangat berharga. Berbagai tantangan perkotaan, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, ketahanan pangan, penanganan bencana, hingga pemberdayaan masyarakat akan lebih mudah diatasi apabila seluruh elemen bergerak bersama,” ujarnya.

Ia menilai, sebagai kota yang terus berkembang, Bandung membutuhkan masyarakat yang tidak hanya memiliki kemampuan dan kecerdasan, tetapi juga kepedulian sosial yang tinggi. Melalui budaya gotong royong, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang bersih, aman, sehat, nyaman, dan harmonis.

Kang Asmul juga mengajak seluruh warga Kecamatan Astanaanyar untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan harus didukung partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

“DPRD Kota Bandung berkomitmen mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat ketahanan sosial, serta menumbuhkan budaya partisipatif di setiap wilayah,” katanya.

Ia berharap Gebyar BBGRM tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari serta menanamkan nilai tersebut kepada generasi muda.

“Semoga melalui Gebyar BBGRM ini, semangat gotong royong semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, diwariskan kepada generasi muda, dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *